Hanckey

 

Penelitian Lagi

Page history last edited by hkamarga@... 1 yr ago

 

Penelitian lagi setelah 8 tahun...

 

 

Terakhir saya melakukan penelitian ketika membuat disertasi untuk menuntaskan program doktoral saya. Lalu ada satu penelitian proyek yang diberikan PT Pos untuk meneliti tingkat kepuasan kerja karyawan, yang saya lakukan bersama tim yang melibatkan pak Siboro dan alm. pak Otong K. Setelah itu, saya tidak pernah lagi melakukan penelitian berarti (paling cuma penelitian kecil-kecil yang dilakukan mandiri). Hal ini disebabkan kesibukan pekerjaan saya di SPs UPI.

 

Nah, iseng-iseng saya memasukkan proposal ke lembaga penelitian untuk klasifikasi penelitian hibah bersaing. Ternyata proposal disetujui dan saya memperoleh kesempatan untuk melaksanakan penelitian lagi. Dengan membentuk tim di antara teman-teman di Jurusan (Wawan, Sena, dan Ayi Budi), saya mencoba melakukan penelitian Politik Luar Negeri Australia Pasca Perang Pasifik. Terus terang, saya agak gamang melakukan penelitian sejarah, sebab sudah sangat lama saya meninggalkan penelitian sejarah, saya lebih fokus pada penelitian pendidikan.

 

Ternyata memang susah banget membuat penelitian sejarah !!!!!! Saya yang terbiasa dengan pola pikir positivistik harus menekuni penelitian naturalistik historis. Apa engga pusing tuh??? Tapi untungnya saya dibantu oleh teman-teman (terutama Wawan) yang punya pengalaman lebih banyak dalam hal penelitian historis. Kebetulan juga saya menginap di hotel Borobudur Jakarta selama Deden berobat (karena RS Gatot Subroto dekat dengan hotel Borobudur), sebab hotel ini memberikan fasilitas internet gratis 24 jam dan speednya gile banget..... :). Dengan demikian, disela-sela waktu Deden istirahat, saya bisa akses internet dan memperoleh banyak resource untuk penelitian saya, sekalian juga saya bisa menulis dengan tenang tanpa diganggu kerjaan lain. Wuah, ternyata dibalik cobaan penyakit Deden, saya memperoleh sesuatu yakni bisa menyelesaikan penelitian saya, dan hebatnya juga saya bisa berenang lagi........ (kok? apa hubungannya?) 

 

Itu lho, hotel Borobudur punya kolam ukuran olimpik, jadi saya dengan mudah bisa menghitung untuk mencapai target 1000m cukup dengan 10x bolak balik, dan karena letaknya dalam kompleks hotel, jadi kapanpun saya bisa berenang, engga seperti di Bandung saya harus ke Eldorado dulu (lumayan tuh jauh juga), harus mengatur waktu, dan sebagainya..... 

 

Nah, yang menarik dari penelitian saya itu adalah bagaimana Australia menata kehidupan politik luar negerinya dengan kondisi di satu sisi Australia adalah negeri dengan penduduk kulit putih (yang artinya pola pikir, gaya hidup, dan budaya eropa/inggis) tetapi di sisi lain letak geografisnya di lingkaran pasifik selatan & asia tenggara, yang mayoritas penduduknya kulit berwarna, sehingga disebut sebagai benua salah letak (misplaced continent).

 

Coba pikir deh, jika Taiwan bentrok dengan Cina, Australia memihak ke siapa????? Kalau mau memihak ke Cina (karena faktor letak geografis) maka Australia akan berhadapan dengan Amerika Serikat (karena Taiwan di backup oleh Amerika Serikat); tapi kalau mau mendukung Taiwan, maka Australia akan berhadapan dengan singa Asia (Cina). Jadi bagaimana tuh?????????

 

 

Comments (0)

You don't have permission to comment on this page.