Perjuangan melawan kanker
Sudah hampir 8 bulan saya membantu Deden dalam perjuangannya melawan kanker. Bermula dari hepatitis C yang teridentifikasi beberapa tahun yang lalu, kemudian perjalanan penyakit tersebut menyebabkan munculnya bercak kanker di lobus kanan, dan hal itu diketahui kira-kira bulan maret 2008 ketika AFP naik sampai 500 (AFP adalah pemeriksaan laboratorium penanda tumor, yang memperlihatkan jika angka naik maka tumor aktif begitu sebaliknya, sedangkan batas normal adalah di bawah 15).
Sejak itu mulailah perjuangan "mahal" yang harus kita lalui. Pengobatan melalui Trans Arteri Chemo Embolisasi (TACE) dilakukan hampir tiap bulan. Memang kasihan sih lihat Deden bolak balik ditusuk pangkal paha kanan untuk memasukkan wire. Tetapi pengobatan itulah yang dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Di Indonesia pengobatan ini dikembangkan oleh dr. Terawan, Sp. Rad. di RS Gatot Subroto. Setelah dilakukan tace, tampak adanya penurunan AFP sampai angka 200 (masih di atas normal...!), tetapi satu bulan kemudian AFP naik lagi sampai di atas 500. TAce kedua dilakukan dan hasilnya AFP bertahan pada angka 200 (tidak tampak penurunan). Setelah tace kedua ini, AFP Deden cenderung menaik sampai 14.000, bahkan kemudian naik lagi sampai 21.000 lalu bertahan di angka 35.000. Tace dengan obat lipiodol rupanya tidak membantu menurunkan AFP (kata dokter Terawan, kanker yang diidap Deden termasuk jenis kanker tunggal tapi difuse dan sangat ganas). Kemudian pengobatan dilakukan dengan mengubah obat yang digunakan.
Beberapa minggu yang lalu, tepatnya 7 Oktober 2008, Deden diberi infus AVASTINE yakni pengobatan untuk menghambat pertumbuhan pembuluh darah supaya sel-sel kanker tidak bertambah (sebab sel kanker hidupnya menempel dan memperoleh makan dari pembukuh darah). Setelah itu, tanggal 30 Oktober 2008 Deden di Tace lagi tetapi obatnya menggunakan DC Bead. Cukup mahal biaya yang harus dikeluarkan, tetapi demi kesembuhan saya tidak akan berhenti berjuang. (AVASTINE per vial harganya 5 juta, dan Deden memerlukan 9 vial untuk 3x infus dengan rentang waktu 2 minggu; sedangkan DC Bead harganya 13 juta per vial, dan setiap tace digunakan 1 vial; belum lagi kateter yang digunakan harganya sekitar 11 juta)
Kesimpulannya, sakit itu mahal amat sih..........
Comments (2)
hkamarga@... said
at 10:25 am on Nov 14, 2008
aminnnnn....., dan terima kasih :)
abah said
at 10:26 am on Nov 13, 2008
Mudah-mudahan kang Deden cepat sembuh seperti sediakala, dan Deden Hany sekeluarga selalu diberi kekuatan dan kesabaran oleh Allah SWT di dalam menghadapi semua ini. Amien.
You don't have permission to comment on this page.