Kunjungan ke Malaysia
Dari tanggal 23 sampai 26 November 2008 saya melakukan kunjungan ke Malaysia, khususnya ke Universiti Malaya dalam rangka comparative study program studi Pengembangan Kurikulum. Saya membawa rombongan yang terdiri dari 4 orang dosen dan 16 orang mahasiswa. Sebenarnya ada niat lain yang terkandung dalam kunjungan ini, yakni keinginan saya untuk melakukan kerjasama dengan Fakulti Pendidikan Universiti Malaya, yang mudah-mudahan kelanjutan dari kerjasama ini adalah tercapainya twinning programme antara Pengembangan Kurikulum UM dengan Pengembangan Kurikulum UPI. Mudah-mudahan aja keinginan ini dapat terealisasi...
Berangkat dari Bandung menggunakan travel, saya, pak Nana Syaodih, dan Rina tiba di Bandara Soekarno Hatta jam 10.00 pagi lalu kita check in. Yang memberatkan saya adalah ketika saya menerima telepon dari Deden yang mengabarkan bahwa dia harus diopname di RIK Hasan Sadikin karena muntah darah lagi... Masalahnya adalah saya sudah check in, barang-barang bagasi sudah masuk sehingga sangat sulit bagi saya untuk membatalkan keberangkatan ini. Setelah memperoleh janji dari Alfa yang menyanggupi untuk menjaga ayahnya, saya tegarkan saja hati untuk tetap berangkat. Jam 13.30 kita boarding, dan perjalanan sampai ke Kuala Lumpur memakan waktu 1 jam 50 menit. (terdapat perbedaan waktu sekitar 1 jam antara KL dengan Jakarta).

setelah turun dari pesawat, langsung menuju gedung utama, untuk kemudian dengan
menggunakan kereta kita dibawa ke imigrasi
ini ketika kita sampai di KLIA, setelah keluar dari imigrasi
Dari KLIA (Kuala Lumpur International Airport) kita langsung ke KL Central dengan menggunakan kereta cepat yang rutenya memang hanya dari airport ke KL Central. Ongkosnya cukup mahal (35 ringgit) tetapi dalam waktu tepat 28 menit kita sampai di KL Central. Dari sana kita naik taksi ke Universiti Malaya.

di UM kita menginap di Rumah Universiti (guest house nya UM)
Sesampai di UM, langsung check in di Rumah Universiti. Lumayan sih cukup murah. Saya di charge 100 ringgit per malam untuk kamar dengan kapasitas 2 tempat tidur. Enaknya tuh adalah karena guest housenya terletak dalam kampus, maka acara besoknya tidak perlu lagi keluar ongkos. Cukup dengan berjalan kaki maka kita akan sampai di Fakulti Pendidikan.
Hari kedua (24 November 2008) acara pagi adalah pertemuan antara pihak Fakulti Pendidikan UM dengan kami rombongan PK UPI. Suatu hal yang menarik, di dalam kampus banyak kantin dengan harga mahasiswa, dan kebetulan dekat dengan Rumah Universiti ada 2 kantin, dan untuk saya yang paling murah adalah kantin yang terletak di sebelah RU. Dengan menu nasi lemak satu porsi ditambah telur mata sapi dengan segelas teh tarik harganya adalah 3 ringgit, cukup murah ya.......
Setelah makan pagi di kantin, kita jalan kaki menuju Fakulti Pendidikan. Di sana kita disambut oleh Dr. Zaharah Hussin dengan stafnya. Karena kebetulan waktu itu sedang libur, maka kita tidak dapat bertemu dengan mahasiswa. Rencana Seminar juga tidak bisa terlaksana sebab dari pihak UM hanya diwakili oleh Dr. Zaharah dan stafnya. Memang Dekan Fakulti Pendidikan telah memberitahu saya bahwa beliau baru dapat bertemu dengan kami pada sore harinya, sebab beliau harus pergi ke Kuching.

gambar kiri para mahasiswa sesampai di RU, dan gambar kanan suasana pertemuan

Dr. Zaharah dan saya saling bertukar cinderamata ; suasana ramah tamah setelah pertemuan
Setelah selesai pertemuan, kami disuguhi makanan ringan sambil ramah tamah. Karena rencana seminar tidak dapat terlaksana, maka Dr Zaharah berjanji akan mereview makalah-makalah yang kita bawa untuk kemudian setelah ada hasilnya akan diberikan secara tertulis kepada saya melalui email. Terhadap dosen dan mahasiswa yang memasukkan makalahnya, Dr. Zaharah berjanji akan memberikan surat keterangan pengganti sertifikat.
Setelah selesai dengan pertemuan pagi, saya dan Rina jalan menuju perpustakaan. Di sana mereka punya semacam toko buku (yang disebut dengan pekan buku) dan ada koperasi yang menjual beraneka gimmick bertuliskan UM. Cukup lama saya di pekan buku (dan dapat 3 buku yang lumayan), setelah itu kembali ke RU.
Sorenya, saya ditelepon staf Dekan yang meminta kami kembali karena Dekan ingin bertemu. Dalam pertemuan tersebut saya mengemukakan keinginan untuk dapat direalisasikan kerjasama antara pihak UPI dengan UM. Dekan menyambut baik keinginan saya tersebut, sebab ternyata selama ini belum terjalin kerjasama tersebut. Bahkan beliau mengatakan akan melakukan kunjungan balik ke UPI sekiar bulan Februari/Maret 2009.

Pertemuan dengan Dekan Prof. Dr. Noraini
Hari ketiga (25 November 2008) kita mengunjungi Curriculum Development Center (CDC) di Puterajaya. Dengan menyewa dua buah van, rombongan berangkat pagi-pagi sebab janji bertemu di CDC jam 09.00 waktu setempat. Setibanya di Puterajaya, kita sempat muter-muter karena engga jelas bener dimana tempatnya. Setelah diberi penerangan oleh petugas yang ada di Kementrian Pendidikan, akhirnya kita sampai juga di gedung 19 tempat bermarkasnya CDC. Kita diterima dengan baik oleh Ibu Jagdeesh Kaur, dan pertemuan dilaksanakan sampai hampir 2 jam. Mahasiswa diberi penjelasan tentang sistem pendidikan di Malaysia, dan saya mendapat dokumen kurikulum mereka.

ruang tempat pertemuan di CDC
Mahasiswa berpose dalam ruangan CDC
Setelah pertemuan di CDC usai, tadinya kita akan mengunjungi Smart School, tetapi karena pada saat ini semua sekolah sedang libur, maka kunjungan ke Smart School tidak dapat dilaksanakan, sebab setelah ditelepon berulang kali tidak direspon sama sekali. Artinya mungkin memang di sana sedang tidak ada manusianya alias kosong....
Dari CDC kita diajak keliling Puterajaya. Mampir di Mesjid yang lumayan besar dan bisa menyeksikan pemandangan indah berlatar danau. Setelah puas jalan-jalan, kita makan siang di Puterajaya sambil menunggu waktu sholat. Rombongan hanya tinggal sedikit, sebab tanpa sepengetahuan saya sebagian besar mahasiswa pergi sendiri dengan menggunakan satu mobil van (well.., mengapa ya kok mahasiswa tidak bisa berbicara baik-baik dengan saya?, kok harus "melarikan diri" tanpa pamit kepada saya? padahal kan saya pimpinan rombongan???).

pemandangan di sekitar mesjid yang lumayan besar
Dalam perjalanan pulang, sebagian lagi anggota rombongan diturunkan di Puduraya dan KL central. Sebelumnya kita mampir dahulu di Lapangan Merdeka dan berpotret ria di sana. Akhirnya kembali ke Rumah Universiti hanya tinggal saya, Rina, dan pak Nana Syaodih, karena yang lain sudah berangkat menuju Singapura.

pemandangan di lapangan Merdeka
Malamnya kita bertiga keluar, jalan-jalan ke Menara Kembar (Petronas). Kita naik LRT dari Kerinchi menuju KLCC. Ternyata di sana kita tidak bisa naik ke atas karena sudah tutup. Jadi kita makan malam di KLCC, lalu jalan lagi menuju Pasar Seni. Dasar nasib, ternyata pasar seni juga sudah pada tutup, jadi ya kita pulang saja ke Rumah Universiti.
Besoknya pagi-pagi saya dan Rina kembali ke Pasar Seni, saya harus mencari tas atau ransel untuk barang-barang saya, sebab kopernya dipakai untuk mengangkut souvenir2 yang diperoleh (terutama buku-buku dan plakat yang sangat menghabiskan space :(. Akhirnya setelah puter2 engga karuan, dapat juga ransel yang engga terlalu mahal (37 ringgit tuh, lumayan lah.......) Ketika kita kembali, ternyata Dr. Zaharah Hussin sudah menunggu, kita ditraktir makan siang lalu diantar ke KL central. Jadi dari KL central tinggal naik kereta ke airport. Thanks Dr. Zaharah........
Di airport juga ternyata kita tidak menghadapi masalah, sehingga saya, pak Nana, dan Rina masih punya waktu untuk jajan di Burger King :) Well, good by Malaysia, see u next time
Comments (0)
You don't have permission to comment on this page.