Kembali lagi ke Serang
Akhir bulan Januari lalu, tepatnya tanggal 24 Januari saya kembali ke Serang dalam rangka membantu penyelesaian registrasi semester 2 mahasiswa pascasarjana (Program Studi Pengembangan Kurikulum) di sana. Perjalanan kali ini saya nyupir sendiri dan hanya ditemani oleh Rina (beranian ya...???)
Kita berangkat pagi-pagi sekali, jam 05.30 sudah berada di pintu tol cipularang. Awal perjalanan ini sangat lancar sehingga jam 07.00 kita sudah berada di pintu tol Jakarta. Tapi yang menyebalkan, dari pintu tol jakarta sampai tol dalam kota harus ngantri sampai 2.5 jam. Katanya sih ada truk yang mogok dan menghalangi jalan...., jadi aja sampai di Serang menjelang jam 11.00 siang.
Sesampainya di Serang, langsung menuju kampus PGSD UPI Serang dan saya menangani pengisian FRS mahasiswa, membantu mahasiswa mengisi dan melengkapi data untuk sistem informasi pascasarjana, menyerahkan SK bimbingan PA bagi mahasiswa yang belum, pokoknya semua pekerjaan administratif bagi kelancaran studi mahasiswa Pengembangan Kurikulum saya tangani sampai beres. Sesudah itu, waktu lagi istirahat siang, saya diajak oleh mahasiswa jalan-jalan.....
Mula-mula kita makan siang di warung nasi padang. Sesudah itu saya diajak ke daerah yang namanya MANCAK di mana daerah tersebut terkenal penghasil buah duren.... Perjalanan kira-kira 40 menit (sebenernya kalau mau diteruskan tinggal 20 km lagi sampai di pantai). Ternyata di daerah tersebut ada seorang mahasiswa yang memiliki kebun duren, sehingga kita jadi pesta duren deh!
Duduk ngampar di atas tikar dengan buah duren yang telah terbelah siap untuk disantap sepuasnya....... Semua jadi pada lupa diri deh, yang terlihat cuma kesibukan mengulum buah duren. Sayang saya engga sempat buat foto2nya. Di sana, orang percaya bahwa untuk menghindari diri dari mabok duren maka dianjurkan untuk minum kopi yang dituangkan ke bagian dalam kulit duren. Karena saya sudah lama tidak mengkonsumsi kopi, jadinya makan durennya engga berani banyak2 deh supaya engga mabok.
Selesai pesta duren, kita kembali ke kampus dengan dibekali buah duren sampai-sampai dalam mobil baunya minta ampun laaahhhh...... Saya membantu Rina untuk membereskan berkas2 registrasi yang akan dibawa ke Bandung. Karena keasikan, kita jadi lupa waktu dan ternyata hari telah menjelang pukul 17.00. Waahh, apa saya kuat ya kalau langsung kembali lagi ke Bandung? Setelah meminta pertimbangan boss di rumah, akhirnya saya memutuskan untuk menginap di Serang. Saya diantar oleh pak Yudi untuk check-in di salah satu penginapan di kota Serang (lumayan lah untuk istirahat sih).
Besoknya pagi-pagi kita kembali ke Bandung, tetapi mampir dulu di tempat kos Alfa di Jakarta, ngasih duren untuk oleh-oleh. Karena kita engga dikejar-kejar waktu, perjalanan pulang ini santai aja, mampir makan siang di "Sup Ikan Batam" di tempat peristirahatan keluar Jakarta.
Asik juga lho ternyata melakukan perjalanan ke Serang tanpa pake supir alias nyupir sendiri. Spanjang perjalanan kita engga keluar jalan tol, begitu juga di Jakarta saya mengambil jalur tol dalam kota sampai Tanggerang (BSD). Emang sih udahannya mulai lagi dach pinggangnya ngadat......
YOUR COMMENTS
Comments (0)
You don't have permission to comment on this page.